Robie Canghe dan Abraham Tino Tunjukkan Kegelapan Sebenarnya dalam "Slow Burn"

photo profil Adit MKM

Adit MKM

Diterbitkan pada

335

0

Cover Image for Robie Canghe dan Abraham Tino Tunjukkan Kegelapan Sebenarnya dalam "Slow Burn"

Source : Dokumentasi Pribadi

Jika anda menyukai komedi gelap, Abraham Tino dan Robie Canghe adalah dua komika Indonesia yang wajib kamu ikuti sepak terjangnya. Dua legenda ini baru saja menyatukan kekuatan dalam sebuah pertunjukan berjudul "Slow Burn." Seperti judulnya, penonton dijejali oleh materi-materi yang gelap dan menusuk. Dua opener acara ini, Sanpras dan Yudha Khan, juga tak kalah memeriahkan malam itu dengan jokes-jokes terbaik mereka.

Sanpras membuka pertunjukan dengan sangat menarik. Berat badannya yang melebihi kapasitas motornya menjadi justru menjadi materi yang solid. Pengalamannya sebagai admin komunitas sangat jenaka untuk didengarkan. Rispek untuk semua admin komunitas di seluruh Indonesia.

Opener selanjutnya adalah Yudha Khan. Berbeda drastis dengan penampilan Sanpras, Yudha membawakan pengalaman pribadinya saat terjun langsung ke berbagai organisasi keagamaan. Punchline nya yang begitu tajam dan penuh kritik terdengar sangat ringan dan jenaka sehingga berulang kali penonton tertawa sambil bertepuk tangan. Yudha menutup penampilannya dengan membahas cocoklogi yang sering dilakukan oleh netizen yang tentu saja mudah dijumpai di kehidupan sehari-hari.

Akhirnya tiba giliran Robie Canghe yang menghibur penonton dengan kisah-kisah dewasanya. Berbagai analogi yang ia sampaikan mengenai sex dan pernikahan membuat penonton berulang bergumam, "ah benar juga!" Opini Robie yang tentu saja sangat berseberangan dengan yang diperjuangkan para feminis, dibalut dengan argumen yang solid dan punchline yang jenaka.

Tak hanya tentang pernikahan, secara tajam Robie Canghe membahas hal-hal lain seperti politik, agama, hingga orang cacat. Brutal, itulah kata sifat yang cocok untuk menggambarkan materi Robie malam itu. Tanpa ampun Robie menampar penonton dengan opini yang cerdas dibungkus dengan punchline yang jahat dan lucu. 

Sisa malam adalah milik Abraham Tino. Ia membuka penampilannya dengan pembahasan tentang bayi yang kurang sedap dipandang. Malam belum larut namun Abraham Tino sudah memaksa penonton untuk berulang kali menutup mata dan geleng-geleng kepala. Tak heran jika nama Abraham Tino menjadi panutan bagi banyak komika.

Di tengah-tengah penampilannya, Abraham Tino justru menantang penonton untuk mendengarkan jokesnya yang jauh lebih gelap lagi. Ada satu materi dari Abraham Tino yang ia mohon dengan sangat untuk tidak disebarluaskan. Dan ya, materinya bisa dibilang berada di puncak komedi gelap. Seperti yang ia ucapkan juga di atas panggung, komika gelap lain rasanya belum ada apa-apanya.

Kepada Comikamedia, Abraham Tino dan Robie Canghe membocorkan bahwa perjalanan Slow Burn belum berakhir. Nantinya mereka akan membuat pertunjukan lagi, dengan personil yang sedikit berbeda, namun tetap gelap dan cerdas. Mari kita nantikan episode berikutnya dari Slow Burn.

0
Komentar